Sabtu, 08 Mei 2010

temu giring

Page 1
Sehat dengan Temu Giring
OLEH PROF HEMBING WIJAYAKUSUMA
Temu giring meru-
pakan suatu tum-
buhan tahunan. Tum-
buhan temu giring me-
miliki ketinggian menca-
pai 2 meter. Temu giring
tumbuh liar di hutan-
hutan, terutama pada
hutan jati. Herba temu
giring memiliki rimpang
yang tumbuh menyebar
ke kiri dan kanan batang
secara
memanjang
sehingga terlihat kurus
dan bengkok ke bawah.
Rimpang bagian sam-
ping umumnya memiliki
rasa yang lebih pahit,
dan bila dibelah akan
terlihat dagingnya yang berwarna
kuning dan berbau aromatis khas
temu giring.
Temu giring oleh masyarakat Jawa
Timur maupun Jawa Tengah telah
sejak lama dimanfaatkan sebagai obat
untuk kecantikan yang dikenal sebagai
lulur yang bermanfaat untuk meng-
haluskan kulit, dan banyak manfaat
lainnya bagi masyarakat yang peduli
terhadap kesehatan.
Kandungan kimia temu giring ada-
lah minyak atsiri, amilun, damar, le-
mak, tannin dan lainnya.
Sedangkan manfaat temu giring
adalah untuk mengatasi perasaan
tidak tenang atau cemas, jantung
berdebar-debar, cacingan entah kare-
na cacing kremi atau cacing gelang,
sembelit, disentri, haid tidak teratur,
rematik, menambah nafsu makan,
meningkatkan stamina, berat badan
anak-anak menurun, menghaluskan
kulit, jerawat, luka, koreng, cacar air,
batuk, dan lainnya.
Dosis pemakaian: untuk pema-
kaian luar dapat menggunakan temu
giring secukupnya, dihaluskan lalu di-
balurkan pada bagian yang sakit. Se-
dangkan untuk pemakaian dalam,
gunakan 5-20 gram temu giring dire-
bus dengan air secukupnya lalu disa-
ring dan airnya diminum selagi hangat.
Untuk pemakaian luar:
Luka pada kulit atau koreng. Guna-
kan temu giring yang telah diparut,
tambahkan santan kelapa secukup-
nya, bubuk tawas secukupnya lalu
diaduk rata dan ditempelkan pada
bagian yang luka.
Menghaluskan kulit. Gunakan 50
gram temu giring, 30 gram daun
kemuning, 25 gram kulit jeruk man-
darin kering, 150 gram beras yang
telah direndam hingga empuk, semua
bahan ditumbuk halus. Ambil 1-2
sendok makan bubuk tersebut, tam-
bahkan air secukupnya lalu balurkan
pada kulit tubuh sambil digosok-gosok
hingga kotoran keluar. Lakukan
sebelum mandi.
Bisa juga menggunakan 10 gram
temu giring yang dihaluskan, tam-
bahkan air mawar secukupnya. Ketan
hitam yang telah direndam diha-
luskan, kemudian dibalurkan pada
bagian kulit tubuh dengan menggosok-
gosokan pada kulit
hingga keluar kotoran
dari kulit. Lakukan
secara teratur 2-3 kali
seminggu.
Untuk pemaka-
ian dalam: Perasaan
tidak tenang atau ce-
mas. Gunakan 15
gram temu giring di-
iris tipis, 30 gram da-
un kemuning, 30
gram pacar air dire-
bus dengan 400 cc air
hingga tersisa 200 cc,
lalu disaring dan di-
minum airnya selagi
hangat. Lakukan pa-
da pagi hari.
Jantung berdebar-debar. Gunakan
5 gram temu giring dipotong-potong, 3
siung bawang merah, 5 gram pulasari,
1 sendok teh adas, 5 butir angco yang
telah dibuang bijinya. Semua bahan
tersebut direbus dengan 600 cc air
hingga tersisa 300 cc, lalu diminum
dua kali sehari masing-masing 150 cc.
Menghaluskan kulit. Gunakan 10
gram temu giring diparut, tambahkan
50 cc air masak lalu diperas.
Kemudian air perasan tersebut ditam-
bahkan madu secukupnya, lalu aduk
rata dan diminum. Lakukan secara
teratur 2kali sehari.
Disentri. Gunakan 10 gram temu
giring dipotong-potong, 5 gram daun
delima putih muda, 5 gram adas, 1 jari
pulasari ditumbuk hingga halus.
Kemudian diseduh dengan 200 cc air
mendidih lalu disaring dan airnya
diminum selagi hangat.
Berat badan pada anak menurun.
Gunakan 5 gram temu giring, 20 gram
daun kemuning, 20 gram daun pacar
kuku direbus dengan 800 cc air hingga
tersisa 450 cc. Kemudian disaring dan
airnya diminum 3 kali sehari masing-
masing 150 cc.
Cacingan. Gunakan 5 gram temu
giring diparut, tambahkan 100 cc air
panas dan diamkan selama kurang
lebih 2 jam, kemudian disaring dan
airnya diminum pagi hari sebelum
makan. Atau gunakan 10 gram temu
giring, 10 gram temu hitam, 10 gram
lempuyang wangi, 7 gram adas direbus
dengan air secukupnya hingga men-
didih, disaring. Lalu airnya diminum
pagi hari sebelum sarapan.
Sembelit. Gunakan 10 gram temu
giring, 1 jari pulasari, 5 gram adas, gu-
la merah secukupnya direbus dengan
600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu
disaring dan airnya diminum. Lakukan
2 kali sehari masing-masing 150 cc.
Catatan: Untuk penyakit yang serius
dianjurkan tetap konsultasi ke dokter.
Untuk penggunaan resep tanaman obat
dilakukan sesuai anjuran 1-2 kali sehari.
[Prof HM Hembing Wijayakusuma, ahli
pengobatan trasidional dan akupunk-
tur, Ketua Umum Perhimpunan Peng-
obatan Tradisional & Akupunktur se-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar